Kimia

KIMIA

Terdapat banyak pemeriksaan laboratorium, salah satunya adalah pemeriksaan laboratorium yang berdasarkan pada reaksi kimia dengan menggunakan darah, urin atau cairan tubuh lain. Untuk pemeriksaan kimia darah sendiri terdapat juga banyak pemeriksaan yang dapat dilakukan seperti uji fungsi hati, otot jantung, ginjal, lemak darah, gula darah, pankreas maupun elektrolit.

Di Virtu DigiLab, Anda bisa memeriksakan kesehatan diri Anda melalui fasilitas laboratorium kimia klinik yang menggunakan alat pemeriksaan canggih dengan jaminan hasil pemeriksaan yang bermutu dan akurat.

Layanan Kimia yang tersedia

MEMAHAMI & MEMPERSIAPKAN PROSEDUR ANDA

Pada medical check up terdapat pemeriksaan laboratorium yang dilakukan dengan pengambilan spesimen darah serta urine. Dalam persiapan sebelum spesimen darah dan urin dilakukan maka ada beberapa persiapan yang harus disiapkan diantaranya, pasien dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan, minuman (yang mengandung gula), dan obat obatan dalam waktu 8 sampai 12 jam. Jika dalam medical check up terdapat pemeriksaan USG abdomen maka pasien dianjurkan untuk minum air yang cukup serta tidak buang air kecil sebelum pemeriksaan USG abdomen dilakukan. Agar hasil pencitraan dapat jelas mengenai organ kandung kemih dan sekitarnya.

GTT (Glucose Tolerance Test) adalah serangkaian pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang dalam diagnosis penyakit diabetes, pemeriksaan ini untuk mengevaluasi kemampuan tubuh dalam menyerap glukosa. Persiapan yang dilakukan sebelum pemeriksaan ini adalah pasien sebelumnya dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan serta minuman (kopi, sirup, dan teh) selama 6-12 Jam. Setelah itu pasien akan diambil darah glukosa puasa kemudian mengkonsumsi cairan glukosa 75 gram selama 5 menit dan pada 2 jam pertama (kondisi puasa) akan diperiksa kadar glukosa darahnya kembali diperiksa kadar glukosa darah 1 jam kemudian.

Pemeriksaan kimia klinik adalah salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk kepentingan klinis. Pemeriksaan laboratorium bertujuan untuk membantu menegakkan diagnosa  penyakit, memantau perjalan penyakit dan menentukan prognosis.