Ini Kisaran Paket Medical Checkup Lengkap Terbaru 2024

Posted by: virtu_blog Comments: 0

Ini Kisaran Paket Medical Checkup Lengkap Terbaru 2024

 

Ditinjau Oleh dr. Komang Juwita Endrawati, Sp.PK

Apakah Anda merasa perlu menjaga kesehatan secara menyeluruh? Medical checkup lengkap bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memastikan kondisi tubuh Anda. Di artikel ini, kami akan membahas kisaran paket medical checkup lengkap terbaru tahun 2024, serta jenis pemeriksaan yang biasanya disertakan dalam paket tersebut.

 

Medical Check Up (MCU) adalah proses pemeriksaan menyeluruh terhadap tubuh dengan tujuan memeriksa kondisi kesehatan dan mengidentifikasi potensi penyakit yang mungkin ada. Melalui prosedur MCU, organ tubuh dievaluasi untuk menilai kesehatannya, seperti fungsi jantung, kadar gula darah, tes urine, ginjal, dan kolesterol. Hasil dari MCU dapat mendeteksi masalah kesehatan yang memungkinkan untuk tindakan perawatan lebih lanjut.

 

Jenis Pemeriksaan Medical Check-Up (MCU)

     Sebelum melakukan serangkaian tes laboratorium, biasanya akan dilakukan pemeriksaan umum atau memantau tanda-tanda vital dengan pemeriksaan tekanan darah, suhu, tinggi dan berat badan (untuk mengetahui Body Mass Index pasien), kemudian dapat dilakukan beberapa pemeriksaan tambahan yang umum dilakukan antara lain:

 

  1. Pemeriksaan Fungsi Jantung dengan EKG

Elektrokardiografi (EKG) adalah tes yang menggunakan alat khusus untuk memantau kondisi jantung, termasuk struktur dan fungsinya.

Tes ini bekerja dengan mengirimkan gelombang suara ultrasonik, yang kemudian menghasilkan gambar (ekokardiogram) untuk menampilkan kondisi jantung.

EKG mampu mengevaluasi fungsi dan struktur jantung secara langsung dan akurat. Tes ini bahkan dapat mengidentifikasi gerakan katup jantung, dinding jantung, dan seberapa baik aliran darah di dalam bilik jantung.

 

  1. Pemeriksaan Radiologi

Pemeriksaan radiologi menggunakan sinar X atau sinar radioaktif untuk mendapatkan informasi mengenai penyakit melalui foto atau gambar.

Pemeriksaan ini berguna untuk mendeteksi berbagai penyakit seperti kanker, tumor, penyakit jantung, stroke, kelainan paru-paru, serta gangguan pada tulang atau sendi.

Selain itu, pemeriksaan radiologi juga dapat memberikan gambaran kondisi pembuluh darah, hati, ginjal, kelenjar tiroid, kelenjar getah bening, saluran pencernaan, dan saluran reproduksi.

 

  1. Pemeriksaan Laboratorium

Tes laboratorium mencakup beberapa jenis pemeriksaan, antara lain:

  1. Pemeriksaan Hematologi berupa pemeriksaan darah lengkap, laju endap darah untuk mengetahui kondisi atau ada tidaknya gangguan darah dalam tubuh,mengetahui adanya inflamasi atau peradangan serta infeksi pada darah.Untuk pemeriksaan hematologi tidak membutuhkan persiapan khusus
  2. Kimia Klinik : Pemeriksaan kimia klinik meliputi fungsi hati, fungsi ginjal, kadar glukosa darah (puasa atau sewaktu) kadar Hba1C, profil lipid (Kolesterol total, HDL, LDL, Trigliserida. Untuk pemeriksaan kimia klinik, terutama profil lipid dan Glukosa Darah Puasa idealnya puasa selam 10-12 jam sebelum dilakukan pemeriksaan.
  3. pemeriksaan Imunologi : pemeriksaan untuk skrining HbsAg, HIV, Sifilis (penyakit menular seksual), hormon, pemeriksaan fungsi tiroid. Pada pemeriksaan imunologi tidak membutuhkan persiapan khusus, untuk pemeriksaan hormon, sebaiknya pasien memberikan informasi yang akurat terkait dengan hormon yang akan diperiksa.
  4. Pemeriksaan Urine, untuk menganalisis kandungan urine secara kimiawi seperti warna, berat jenis,pH, protein atau albumin, glukosa, bilirubin,keton dan secara mikroskopis sedimen urine seperti ada atau tidaknya kristal, jamur, sel darah putih, sel darah merah. Pada pemeriksaan urine yang perlu di edukasi ke pasien adalah cara penampungan urine yaitu menggunakan urine mid-stream atau porsi tengah dengan wadah steril bertutup ulir, jangan lupa untuk selalu membersihkan area kemaluan sebelum dan sesudah mengumpulkan sampel urine
  5. Pemeriksaan Feses(Tinja), untuk mengevaluasi warna dan konsistensi ada atau tidaknya telur cacing, cacing, infeksi oleh karena jamur atau infeksi lainnya di saluran cerna.Pemeriksaan feses membutuhkan sampel feses yang segar, tidak mengambil dari diapers (untuk pasien pengguna diapers) serta mengunakan wadah steril bertutup ulir. penting untuk tetap memberikan informasi yang baik ke dokter terkait dengan indikasi pemeriksaan ini.

 

  1. Pemeriksaan Anamnesis

Anamnesis adalah pengumpulan riwayat medis pasien. Dokter akan bertanya tentang riwayat penyakit, keluhan, serta latar belakang kesehatan pasien dan keluarganya. Pasien juga diminta menjelaskan gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, serta riwayat penyakit genetik dalam keluarga.

 

  1. Pemeriksaan Densitometri Tulang atau Tes Kepadatan Tulang

Apa yang dimaksud dengan tes densitometri tulang dalam MCU? Tes ini dilakukan untuk mengukur kepadatan mineral dalam tulang dengan tujuan mengevaluasi kesehatan tulang dan mengidentifikasi risiko osteoporosis atau osteopenia.

 

  1. Evaluasi Kesehatan Gigi dan Mulut

Pemeriksaan ini bertujuan untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi mulut pasien, mendeteksi masalah gigi dan mulut, serta memberikan rekomendasi perawatan atau tindakan yang diperlukan.

 

  1. Skrining Kesehatan Usus Besar

Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mendeteksi dini atau mencegah perkembangan kanker usus besar atau polip yang berpotensi menjadi kanker di masa mendatang.

 

  1. Skrining Kesehatan Serviks

Tim medis melakukan pemeriksaan ini menggunakan metode pap smear dengan tujuan mencegah perkembangan sel kanker. Suntikan HPV tiga kali dosis juga dapat diberikan untuk memaksimalkan hasilnya.

 

  1. Skrining Kesehatan Kulit

Saat menjalani MCU, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kulit oleh dokter spesialis kulit untuk mendeteksi perubahan kulit seperti munculnya tahi lalat, bintik-bintik, dan tanda lain yang mungkin mengindikasikan perkembangan kanker kulit.

 

  1. Tes Audiometri

Tes audiometri adalah jenis pemeriksaan untuk menentukan apakah ada gangguan pendengaran sensorineural atau kerusakan saraf. Tes ini juga dapat mendeteksi kerusakan pada gendang telinga.

 

  1. Pemeriksaan Urine

Tes urine adalah bagian dari pemeriksaan MCU yang bertujuan untuk mendeteksi gangguan ginjal, infeksi saluran kemih, diabetes, kehamilan, serta penyalahgunaan zat.

 

Tujuan Medical Check Up

Apakah MCU bisa mendeteksi penyakit? MCU adalah pemeriksaan kesehatan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara menyeluruh dan mendeteksi penyakit sedini mungkin.

Meskipun dalam keadaan sehat, terdapat banyak manfaat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Tes ini sebaiknya dilakukan setiap tahun, baik di akhir atau awal tahun.

Lalu, untuk apa pemeriksaan MCU? Beberapa manfaat dari tes MCU meliputi:

  • Mendeteksi masalah kesehatan atau penyakit yang mungkin ada saat ini, sehingga pengobatan dapat dilakukan sejak dini.
  • Mengidentifikasi gangguan kesehatan apa pun yang mungkin berkembang menjadi masalah medis di masa mendatang.
  • Memeriksa fungsi organ vital untuk memastikan kesehatan optimal.
  • Memperbarui imunisasi jika diperlukan.
  • Mendorong praktik dan pemeliharaan gaya hidup sehat serta rutin berolahraga.
  • Mengurangi biaya pengobatan dengan mencegah penyakit menjadi parah melalui pencegahan dini.
  • Meningkatkan kesehatan dan harapan hidup individu yang memiliki riwayat penyakit turun-temurun.
  • Mencegah perkembangan penyakit pada anak.

 

Persiapan Sebelum Medical Checkup

Sebelum menjalani tes MCU, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Apa saja persiapannya? Berikut adalah langkah-langkah persiapan untuk tes MCU:

  • Pastikan untuk tidur yang cukup, minimal 6 jam sebelum pemeriksaan. Kurang tidur dapat memengaruhi tekanan darah, detak jantung, dan suhu tubuh.
  • Hindari makan atau minum selama 8-10 jam sebelum pemeriksaan. Meskipun demikian, Anda mungkin masih diperbolehkan minum air putih untuk mencegah dehidrasi pada tes gula darah dan kolesterol.
  • Jauhi alkohol selama 24 jam sebelum jadwal tes. Alkohol dapat mempengaruhi hasil dari beberapa tes yang akan dilakukan.
  • Beri tahu dokter tentang semua obat-obatan yang sedang Anda konsumsi sebelum pemeriksaan.
  • Bagi wanita, beri tahu tim medis jika sedang menstruasi. Hal ini penting karena pasien tidak dapat melakukan tes urine, feses, dan pap smear selama menstruasi karena darah dapat mengganggu hasil.
  • Jika Anda sedang hamil, beritahukan dokter atau petugas medis untuk membatalkan pemeriksaan dengan X-ray.
  • Kenakan pakaian yang nyaman dan hindari memakai perhiasan, riasan, atau aksesoris yang melekat pada tubuh.
  • Isilah kuesioner yang berisi daftar pertanyaan yang mengacu pada kesehatan Anda secara menyeluruh. Ini membantu tim medis memahami riwayat kesehatan Anda dengan lebih baik.

 

Proses Medical Checkup

Prosedur pemeriksaan akan disesuaikan dengan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan keseluruhan dari pasien. Berikut adalah tahapan proses pelaksanaan medical check up (MCU):

  • Pemeriksaan Riwayat Kesehatan

Pada tahap ini, tim medis akan melakukan sesi tanya jawab untuk mengetahui keluhan dan riwayat kesehatan keluarga pasien. Pertanyaan juga akan mencakup pola hidup yang mungkin berkontribusi pada kesehatan pasien.

 

  • Pemeriksaan Tanda Vital

Tim medis akan melakukan prosedur untuk memeriksa tanda vital pasien, termasuk:

  • Denyut jantung normal.
  • Jumlah denyut jantung per menit.
  • Frekuensi pernapasan per menit.
  • Suhu tubuh normal.
  • Tekanan darah normal.

 

  • Pemeriksaan Fisik

Dokter akan meminta pasien untuk berbaring, duduk, atau berdiri, tergantung pada area tubuh yang diperiksa. Tim medis juga akan memeriksa kulit, rambut, kuku, hidung, mata, dan telinga pasien.

 

  • Pemeriksaan Penunjang

Tim medis dapat melakukan beberapa pemeriksaan tambahan, termasuk:

  • Pemeriksaan laboratorium. Ini melibatkan pengambilan sampel darah, urine, atau feses untuk mendeteksi kelainan.
  • Pemindaian. Contohnya, CT scan, USG, dan foto rontgen untuk melihat kondisi organ dalam tubuh secara lebih detail.
  • Perekaman jantung. Digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung dalam berbagai posisi atau kondisi.
  • Pap smear. Pemeriksaan ini direkomendasikan untuk wanita yang aktif secara seksual guna mendeteksi kanker serviks, biasanya dilakukan setiap 3 tahun.

 

Paket Medical Checkup Lengkap

Biaya medical check-up bervariasi tergantung pada pilihan rumah sakit atau laboratorium yang Anda pilih. Setiap fasilitas kesehatan akan menanyakan tujuan Anda menjalani MCU, karena setiap tujuan memiliki jenis tes yang direkomendasikan.

Anda bisa mengetahui daftar pemeriksaan yang diperlukan melalui laman ini:

Cari Tahu Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan saat Medical Check-Up. Sebagai contoh, untuk pemeriksaan kesehatan pranikah, tenaga medis akan merekomendasikan MCU dengan pemeriksaan TORCH atau pemeriksaan sperma. Untuk mengetahui daftar biaya medical check-up, Anda bisa menggunakan biaya standar yang ditetapkan pemerintah.

Biaya MCU standar pemerintah tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.05/2014 sebagai berikut:

  • Paket dasar: Rp 757.000
  • Paket pegawai: Rp 262.000
  • Paket Tenaga Kerja Indonesia: Rp 711.000
  • Paket eksekutif pria: Rp 1.164.000
  • Paket eksekutif wanita: Rp 1.926.000
  • Paket MCU 100% dasar: Rp 349.000
  • Paket MCU 100% lengkap: Rp 471.000
  • Biaya medical check-up pranikah: Rp 328.000/orang
  • Biaya medical check-up pranikah (dengan pemeriksaan TORCH wanita): Rp 2.019.000
  • Biaya medical check-up pranikah (dengan pemeriksaan sperma pria): Rp 414.000
  • Biaya MCU tes jantung: Rp 946.000.

Perlu diingat bahwa paket medical check up lengkap diatas hanya sebagai pedoman. Setiap fasilitas kesehatan mungkin memiliki biaya yang berbeda, dan biaya MCU standar pemerintah dapat berubah sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Itulah beberapa informasi tentang paket medical check up lengkap yang harus Anda tahu. Dengan Virtu Digilab, Anda dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai kisaran paket MCU lengkap sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur. Platform ini memastikan informasi yang terperinci tentang pemeriksaan kesehatan yang tersedia dengan mudah, memberikan kenyamanan dan pengetahuan yang dibutuhkan sebelum memutuskan perawatan kesehatan.

Virtu Digilab bukan hanya sekadar laboratorium, tetapi juga mitra kesehatan yang terpercaya. Dengan standar tinggi, teknologi mutakhir, dan lokasi yang dekat, Virtu Digilab berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang andal dan komprehensif. Melalui aplikasi atau situs web, Virtu Digilab telah membuktikan dirinya sebagai laboratorium terdepan di Indonesia yang tidak hanya menjunjung tinggi keamanan, tetapi juga kenyamanan dan kepuasan pasien.